Setelah membaca novel 1984 karya George Orwell yang mencekam itu, membuatku penasaran dengan kehidupan sehari-hari di Korea Utara, negara yang saat ini masih menutup diri dari dunia luar dan penguasanya dikenal menjalankan kepemimpinan dengan tangan besi. Rasa penasaran itu mempertemukanku dengan buku terjemahan berjudul The Accusation, Kisah Terlarang dari Korea Utara.
Buku setebal 238 halaman, terbitan Sociality tahun 2018 itu berisi tujuh cerita pendek (cerpen) yang ditulis oleh Bandi, nama pena dari penulis yang identitasnya dirahasiakan demi keamanan. Bandi dalam bahasa Korea berarti kunang-kunang. Cerita-cerita itu ditulis oleh Bandi dalam rentang waktu sekitar 1989-1995, saat Korea Utara masih dalam kepemimpinan Kim Il-Sung dan masa peralihan ke kepemimpinan Kim Jong Il. Keduanya adalah Kakek dan Ayah dari Kim Jong-Un, Pemimpin Tertinggi Korea Utara saat ini.
Saat buku ini diterbitkan pertama kali di Korea Selatan, Bandi masih berada di Korea Utara. Tinggal bersama istri dan anaknya. Naskah aslinya berhasil diselundupkan berkat kerabat dan kawan-kawannya. Sebab mustahil menerbitkan cerita itu di Korea Utara. Meski fiksi tapi apa yang diceritakan oleh Bandi dipercaya menggambarkan kehidupan nyata di Korea Utara, serta kritik tersurat terhadap rezim yang totaliter.
