Saat buku ini diterbitkan pertama kali di Korea Selatan, Bandi masih berada di Korea Utara. Tinggal bersama istri dan anaknya. Naskah aslinya berhasil diselundupkan berkat kerabat dan kawan-kawannya. Sebab mustahil menerbitkan cerita itu di Korea Utara. Meski fiksi tapi apa yang diceritakan oleh Bandi dipercaya menggambarkan kehidupan nyata di Korea Utara, serta kritik tersurat terhadap rezim yang totaliter.
Bayangkan, satu keluarga diasingkan disebabkan seorang anak ketakutan melihat poster Karl Marx dan Kim Il-Sung di sebuah alun-alun, lantaran dalam imajinasinya gambar tersebut menyerupai eobi, makhluk halus yang suka menculik anak. Orang tuanya dituduh gagal mendidik anak dan menghina Pemimpin Besar mereka. Kisah itu dapat dilihat di cerpen berjudul Kota Iblis. Ada pula seseorang lelaki tak bisa menengok Ibunya yang sedang sakit di kampung karena tidak memiliki izin berpergian. Tiga kali dia mengajukan izin, sebanyak itu pula ditolak. Kisah itu bisa dilihat di cerpen berjudul Sangat Dekat, Tetapi Juga Sangat Jauh.
Cerita-cerita lainnya menunjukkan terjadinya krisis ekonomi di negara komunis itu, kekecewaan seorang loyalis, ketatnya pengawasan dan kontrol terhadap warga, manipulasi berita, perbedaan perlakuan antara warga biasa dengan anggota partai, serta isu-isu lain yang memilukan.
Membaca The Accusation membuatku kembali menginsafi betapa mahalnya sebuah kebebasan. Indonesia sendiri pernah menanggung keadaan serupa di jaman Orde Baru, meski kadarnya lebih ringan dibandingkan situasi di Korea Utara. Tapi setidaknya ada beberapa hal memiliki kesamaan, misalnya anggota dan simpatisan PKI didiskriminasi sampai dengan keturunan-keturunannya. Begitu juga di Korea Utara, warga yang 'dicap' pengkhianat akan mengalami diskriminasi. Itu tergambar di buku ini dalam cerpen berjudul Catatan Pembelot, di mana seorang anak di sekolah dasar tidak boleh menjadi ketua kelas lantaran kakeknya dianggap sebagai pengkhianat.
Membaca buku ini ibarat menemukan celah kecil di dalam lubang gelap bernama Korea Utara. Negara yang lokasinya bila dicek di aplikasi googlemap, tidak banyak menyediakan gambar dan informasi. Sangat kontras dengan negara tetangganya Korea Selatan.
-Jakarta, 9 Maret 2026-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar