Menurut Shiva, pangan yang sejatinya merupakan sumber kehidupan direduksi menjadi sekadar komoditas oleh industri pertanian. Itu kenapa meskipun revolusi hijau meningkatkan produksi pangan tetapi tidak mampu menanggulangi kelaparan. Sebab orientasi produksinya sekadar mencari keuntungan melalui perdagangan. Petani kecil yang mengandalkan sumber pangan pada hutan/pertanian tradisional dan keanekaragaman hayatinya, menjadi terpinggirkan dan miskin. Benih yang dipatenkan, penggunaan pestisida berbahan kimia, atau pertanian monokultur adalah biang kerok dari kerusakan lingkungan dan kemiskinan petani.







