Di penghujung akhir tahun 2012, Pameran Buku sedang berlangung di Gedung Wanita Jl.Sriwijaya Kota Semarang. Sebagai pecinta buku, event tersebut tidak mungkin kulewati begitu saja. Meluncurlah diriku ke lokasi pameran buku sepulang dari aktifitas kerja.
Setelah berkeliling dari stand satu ke stand yang lain, kaki-pun terasa pegal pertanda perburuan buku
harus diakhiri. Beberapa buku kuboyong pulang untuk kujadikan tambahan koleksi
perpustakaan pribadi yang oleh isteriku diberi nama Rumah Buku.
Salahsatu buku menarik yang
kubeli dari pameran tersebut berjudul “Nelson Mandela, Langkah Menuju
Kebebasan, Surat-Surat Dari Bawah Tanah” sebuah buku yang diterbitkan oleh
Yayasan Obor Indonesia tahun 1993. Sampul buku ini berwarna kuning.
Nelson Mandela [Mandela] adalah
Mantan Presiden Afrika Selatan yang sebelumnya terlibat dalam perjuangan rakyat Afrika
Selatan meraih kemerdekaan dari penjajahan kolonial inggris berikut dengan
sistem apartheid-nya. Hanya itu yang
kuketahui tentang Mandela -- padahal namanya sudah begitu tersohor. Sedikit sekali
pengetahuanku ya, hehe. Karena alasan keterbatasan pengetahuan itulah aku
membeli buku tentang Mandela, sambil berharap pengetahuanku tentang Mandela
nantinya akan bertambah.
Buku tersebut terdiri dari 5
Bab dimana tiap bab terdiri dari Sub-bab-Sub-bab. Berisi makalah, pidato,
maupun pembelaan dalam sidang pengadilan yang kesemuanya merupakan pikiran-pikiran
Mandela selama masa 10 tahun, sejak tahun 1953 sampai dengan tahun 1963.

