"Gak mau ah. Gak seru main sama kamu" jawab Imin sambil mengusap ingus dengan sarung yang biasa Ia kenakan untuk mengaji.
Lalu Daco mendekati Imin dan Bahlul. Setengah berbisik Daco bertanya "Lu berdua mau dibeliin es krim gak? Nanti gua beliin sehabis main"
Imin dan Bahlul saling pandang lalu kompak bilang "Mau dooong!"
Lalu Sapri mengeplak kepala keduanya "Dasar, kere! ayo mulai main!" katanya. Imin dan Bahlul cuma bisa cengar-cengir.
"Nanti aku langsung mati setelah kamu tembak ya, Wo!" ujar Imin. "Kalau aku nanti biarkan lari dulu ya, Wo, begitu sudah agak jauh, baru kau tembak" pinta Bahlul.
Sapri menyerahkan pistol mainan yang Ia bawa kepada Bowo. "Sudah siap belum?" tanya Bowo. "Siaaaaap!" jawab Imin dan Bahlul kompak.
Usai bermain, Imin dan Bahlul asik menjilati es krim rasa vanila yang tadi dibeli Daco dari warung kelontong madura milik Pak Pur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar