Knight of Cydonia berputar dari penyuara telinga saat bersepeda pagi tadi menyusuri jalanan wilayah Bekasi bagian utara. Lagu milik band asal Inggris, Muse, dari album Black Holes and Revelations (2006) itu salah satu lagu kesukaanku. Musiknya megah dengan lirik satire.
"Come ride with me through the veins of history. I'll show you how God falls asleep on the job | And how can we win, when fools can be kings? Don't waste your time or time will waste you | No one's gonna take me alive, time has come to make things right. You and I must fight for our rights. You and I must fight to survive."
Lirik pembuka lagu menyentak keimanan. "Come ride with me through the veins of history. I'll show you how God falls asleep on the job." Tuhan tertidur saat bekerja. Ini membuatku teringat pandangan Albert Einstein dan Stephen Hawking yang menganggap tuhan berperan manakala yang ada di semesta belum terjawab oleh ilmu pengetahuan, semata-mata sebagai penawar kegelisahan manusia, namun ketika alam sudah bisa dijelaskan, maka peran tuhan tidak diperlukan lagi. Inti pandangan itu kubaca dari salah satu tulisan Franz Magnis-Suseno dalam buku Demokrasi, Ateisme, dan Seksualitas.
