Cara Intan Paramadhita meracik kisah horor dan mistis dengan persoalan kaum perempuan dari perspektif feminis dalam buku kumpulan cerita pendek ini menurutku sangat menarik. Pengalaman pertamaku membaca karya penulis yang juga salah satu pendiri Sekolah Pemikiran Perempuan.
Ada sebelas cerpen dalam buku yang diberi judul Sihir Perempuan ini. Buku cetakan pertama terbitan Gramedia Pustaka Utama tahun 2017 yang terdiri dari 158 halaman. Sebelumnya kumpulan cerpen itu pernah diterbitkan oleh penerbit Kata Kita pada tahun 2005.
Tiga cerpen yang paling kusuka adalah Pemintal Kegelapan, Mak Ipah dan Bunga-Bunga, serta Misteri Polaroid. Dalam cerpen Pemintal Kegelapan seorang anak selalu diceritakan dongeng oleh ibunya tentang hantu perempuan penghuni loteng rumahnya. Loteng yang tak boleh dijamahnya. Namun dongeng itu tak lagi menarik setelah ibunya berpisah dengan ayahnya. Setelah menjanda beragam stigma negatif dilekatkan pada ibunya oleh para tetangga, lantaran kerap gonta-ganti pasangan tanpa menikah.
